Butuh perhatian nyata terhadap kebutuhan riset

REPORTED BY: Dhuha Hadiansyah

Butuh perhatian nyata terhadap kebutuhan riset

Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon menegaskan, kebutuhan riset harus didukung supaya para peneliti dapat lebih fokus untuk menghasilkan temuan-temuan yang bermanfaat bagi kemajuan Indonesia.

Menurut Fadli, kebutuhan riset di Indonesia kurang mendapatkan perhatian berbeda jauh dari negara maju yang mendukung setiap kegiatan para penelitinya dalam menciptakan suatu inovasi. Anggaran bagi para peneliti di Indonesia, sambung politisi Gerindra ini, masih sangat kecil. Ia menyatakan banyak para peneliti yang kurang mendapatkan perhatian.

“Para peneliti itu adalah National Treasure atau bagian dari sebuah bangsa dan negara karena mereka bisa menghasilkan suatu inovasi teknologi serta temuan-temuan yang bisa mengangkat nama bangsa dan juga bermanfaat bagi masyarakat baik di bidang pangan, industri dan juga kebutuhan sehari-hari,” kata Fadli usai menerima  Forum Nasional Profesor Riset di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (13/3/2018).

Oleh karena itu, dia memandang perlu pembentukan suatu dewan riset yang dapat mengkoordinasikan semua kegiatan penelitian.  “Pembentukan dewan riset itu perlu sehingga para peneliti bisa mendapatkan perhatian yang lebih dalam menciptakan suatu inovasi,” papar legislator dapil Jawa Barat itu.

UU Penelitian

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi X DPR RI Sutan Adil Hendra menilai perlu Undang-Undang Penelitian untuk memberikan payung hukum, terutama guna meningkatkan anggaran dana penelitian.

“Rata - rata dana penelitian tanah air itu hanya 0,02 persen per tahun, angka ini relatif kecil jika dibanding negara lain yang telah mencapai 2 persen,” kata Sutan.

Sutan menilai, akibat kecilnya dana penelitian ini, dunia riset di Tanah Air sulit untuk berkembang. Bahkan, penelitian belum begitu tampak kontribusinya bagi perkembangan ilmu pengetahuan. Imbasnya, pengelolaan kekayaan alam Indonesia yang besar, tidak optimal dalam menyejahterakan rakyat.

“Lemahnya riset ini juga membuat ketergantungan Indonesia akan teknologi negara maju begitu besar. Sumber daya kita yang melimpah, lebih besar manfaatnya bagi pihak lain yang menguasai teknologi,” nilai politisi F-Gerindra itu.

Sutan menambahkan, DPR akan mengambil langkah untuk mengusulkan RUU Penelitian dalam masa sidang ke depan. Menurutnya secara prinsip, penelitian menjadi salah satu bagian tidak terpisahkan dalam sistem pendidikan suatu negara.

“Kita ketahui, UU Pendidikan, UU Perbukuan, UU Kebudayaan dan UU Penelitian di banyak negara menjadi tiang penyangga kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi,” tandas politisi dapil Jambi itu.

 

PKS nilai Jokowi lambat merespons gempa Lombok
Alasan 9 sekjen Koalisi Indonesia Kerja naik motor moge ke KPU, ikuti tren?
Tim pemenangan Prabowo-Sandi beredar di WhatsApp, ini jawaban Gerindra
PKS desak Jokowi tetapkan status gempa Lombok jadi bencana nasional
Menag tenangkan jemaah haji usai terjangan hujan dan badai pasir
Mardani minta FPI konsisten dukung #2019GantiPresiden
Sinyal Mahfud MD kembali ke pangkuan Prabowo
Ini provinsi yang jadi kekhawatiran kubu Jokowi
Koalisi Indonesia Kerja perkuat tim kampanye
PDIP sebut kampanye terselubung Jokowi di Asian Games hal biasa
5 kesalahan mengirim lamaran pekerjaan via email
Hadapi puncak haji, jemaah mulai bergerak ke Arafah
Raihan medali perdana Indonesia di hari pertama Asian Games
3 sebab mengapa orang pintar kerap kesepian
Tren baju adat dalam peringatan HUT RI
Fetching news ...